Khutbah Idul Adha 1445 H/ 2024 M
Napak Tilas Perjuangan Ibrahim AS untuk Merajut Asa di Gaza dan Al Aqsha

Khutbah Idul Adha 1445 H/ 2024 M.

Napak Tilas Perjuangan Ibrahim AS untuk Merajut Asa di Gaza dan Al Aqsha,

Oleh : KH. Muhammad Ikhwan Jalil, Lc. MA. (Dewan Pembina Baitul Maqdis Institute)

الحمد لله الدائم بره، النافذ أمره، الغالب قهره، الواجب حمده وشكره، وهو الحكيم الخبير،

وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له في الملك والتدبير، جلَّ ذكره، وإليه يُرجع الأمر كله، علانيته وسره، لا راد لقضائه، ولا معقب لحكمه وهو على كل شيء قدير، سبحانه وبحمده جعل لكل أجلِّ كتاباً، وللمنايا آجالاً وأسباباً، ليس كمثله شيء وهو السميع البصير.

وأشهد أن نبينا محمداً عبد الله ورسوله، الهادي البشير، والسراج المنير، صلى الله عليه وعلى آله الأبرار، وصحابته الأخيار، ما جن ليل وبزغ نهار، وسلّم      تسليما كثيرا ، أما بعد
بَعدُ:
فَأُوصِيكُم ـ أَيُّهَا النَّاسُ ـ وَنَفسِي بِتَقوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ، إِنَّ اللهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوا وَالَّذِينَ هُم مُحسِنُونَ.

 

Kaum muslimin Rahimakumullah,

Hari ini kita berkumpul disini, menjalin asa , menjemput harapan , merawat kesyukuran atas nikmat iman yang masih bersemayam di dada.

Karena iman itulah saudara kita di Gaza masih bertahan

Karena iman itulah mereka tersenyum menghadapi syahadah

Karena mempertahankan iman itulah mereka  rela menderita dengan semua ujian itu.

Saat tenda – tenda jamaah di Arafah dan Mina dan tepasang indah dipandang mata , maka di sana di Gaza- Palestina , tenda – tenda pengungsi hanya lembar – lembar sobek yang hampir diterbangkan angin , bahkan setiap saat bisa hancur diserang musuh penjajah Yahudi  Zionis – laknatullah.

Namun hari ini gema takbir dari tenda para haji itu menyatu dengan teriakan takbir dari tenda pengungsi Gaza, bahkan dari terowongan – terowongan jihad para pejuang Muqawamah ( perlawanan ),

Maka dari sini , saat ini,  gemakan pula takbir sejati itu.

Allahu Akbar , Allahu Akbar , Allahu Akbar , Laa Ilaha illallah , Wallahu Akbar , Allahu Akbar Walillahil Hamd

Kaum muslimin rahimakumullah …

Sosok nabiyullah Ibrahim alaihissalam yang jejaknya kita napak tilasi hari ini dalam ritual haji dan idul qurban ternyata telah ditautkan Allah dengan tanah Palestina dalam perjalanan hidup dan perjuangannya, firman Allah Ta’ala :

{ وَنَجَّيۡنَٰهُ وَلُوطًا إِلَى ٱلۡأَرۡضِ ٱلَّتِي بَٰرَكۡنَا فِيهَا لِلۡعَٰلَمِينَ }
[Surat Al-Anbiya’: 71]

Dan Kami selamatkan dia (Ibrahim) dan Luṭh  ke sebuah negeri yang  Kami berkahi untuk seluruh alam.

Al Imam Ath – Thabari – Rahimahullah meriwayatkan bahwa yang dimaksud negeri yang  Kami berkahi dalam ayat tersebut adalah Baitul Maqdis , Palestina dan negeri Syam.

Di negeri penuh berkah inilah beliau menanamkan benih perjuangan , beliau membina keluarganya yang turun temurun mewarisi estafet perjuangan penuh berkah ini

 

{ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي وَهَبَ لِي عَلَى ٱلۡكِبَرِ إِسۡمَٰعِيلَ وَإِسۡحَٰقَۚ إِنَّ رَبِّي لَسَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ

Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua(ku) Ismail dan Ishak. Sungguh, Tuhanku benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) .(QS.Ibrahim:39)

Bahkan lembutnya takdir Ilahi mengharuskan beliau untuk membawa istrinya Hajar dan putera pertamanya Ismail ke lembah tandus yang basah dengan berkah iman , Makkah…Allah berfirman :

{ رَّبَّنَآ إِنِّيٓ أَسۡكَنتُ مِن ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيۡرِ ذِي زَرۡعٍ عِندَ بَيۡتِكَ ٱلۡمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ فَٱجۡعَلۡ أَفۡـِٔدَةٗ مِّنَ ٱلنَّاسِ تَهۡوِيٓ إِلَيۡهِمۡ وَٱرۡزُقۡهُم مِّنَ ٱلثَّمَرَٰتِ لَعَلَّهُمۡ يَشۡكُرُونَ }

Ya Tuhan, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan (yang demikian itu) agar mereka melaksanakan salat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezeki dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.
[QS. Ibrahim : 37]

Dari rangkaian peristiwa ini kita mendapatkan gambaran betapa gigih, tulus, dan bekerja kerasnya seorang Ibrahim Alaihissalam dalam membina, membangun dan mendidik keluarganya.

Jarak yang jauh ditempuhnya, segala tantangan dihadapinya, segala aral yang melintang dilampauinya, pedih dan perih ditanggungnya.

Hingga lahirlah keluarga pejuang,  istri dan anak-anaknya adalah para mujahid dan mujahidah yang rela berkorban semuanya di jalan Allah.

Istri yang rela ditinggal pergi demi perjuangan di jalan Ilahi dan hanya berkata : apakah ini perintah Allah ?  jika benar niscaya dia tidak akan melalaikan kami, itulah ibunda Hajar alaihassalam,

Ismail alaihissalam seorang mujahid putra seorang mujahid ,saat perintah Allah mengharuskan ia disembelih ia pun hanya berkata:

قال يَٰٓأَبَتِ ٱفْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِىٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّٰبِرِينَ

Ia berkata : Lakukanlah wahai ayahandaku apa yang diperintahkan padamu niscaya engkau akan dapatkan aku termasuk orang-orang yang bersabar
( QS.As Shaffaat:102)

Kaum muslimin a’azzakumullah…

Jika kita menyaksikan perjuangan kaum muslimin di Gaza dan Palestina, para pemudanya yang tangannya basah darah perlawanan, di dadanya berdegup kalam Ilahi.
Mereka sendiri menghadapi kaum yahudi zionis keturunan kera dan babi.
Hari ini telah menjejak bulan yang kedelapan hari sejak mereka dengan gagah perwira meluluhlantakkan berhala kesombongan zionis dengan serangan Badai Al Aqsa yang perwira, demi kemerdekaan negerinya.
Yahudi zionis ternyata demikian licik, picik dan pengecut dengan hanya berani menyerang rakyat sipil , namun Gaza tetap bertahan , setiap keluarga di sana adalah keluarga pejuang, mereka bertahan hanya karena  membela tanah suci.
Itulah hasil dari tarbiyah,  pembinaan keluarga pejuang , di mana hempasan penderitaan mengasah jiwa mereka untuk tajam menghadapi setiap tantangan,

Perhatian penuh pada keluarga adalah keniscayaan. Jalan panjang perjuangan memerlukan pemegang tongkat estafet selanjutnya.

Mari terus membersamai keluarga kita dengan segenap doa ,harapan usaha yang tiada henti, munajat nabiyullah Ibrahim alaihissalam abadi dalam Alquran.

{ رَبِّ هَبۡ لِي مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ

Ya Tuhanku anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang saleh.”

[Surat Ash-Shaffat: 100]

{ رَبِّ ٱجۡعَلۡنِي مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِيۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلۡ دُعَآءِ }

Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.
(QS.Ibrahim: 40]

Allahu Akbar , Allahu Akbar , Allahu Akbar , Laa Ilaha illallah , Wallahu Akbar , Allahu Akbar Walillahil Hamd

Kaum muslimin rahimakumullah.

Tak ada perjuangan tanpa pengorbanan itulah yang ditunjukkan Ibrahim alaihissalam dan keluarganya yang mulia. Ia dibakar, ia diusir ,ia menghadapi semua kesulitan. Pengorbanannya demikian besar , terpahat indah dalam sejarah para pejuang.
Bahkan ritual kurban dan haji yang kita lakukan hari ini adalah menapak tilasi pengorbanan  nabiyullah Ibrahim alaihissalam dan keluarganya.

Hari ini semua mata dunia mengarah ke Gaza merekalah pewaris sejati Ibrahim alaihissalam dengan berkorban semua yang mereka miliki demi mempertahankan kebenaran ,demi meraih kemerdekaan dan demi menjaga tanah suci titipan ilahi.  Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsha

Kesiapan berkorban di jalan Allah adalah bukti nyata iman , bahkan ia adalah bagian dari iman itu sendiri,

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

{ أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن یُتۡرَكُوۤا۟ أَن یَقُولُوۤا۟ ءَامَنَّا وَهُمۡ لَا یُفۡتَنُونَ }
{ وَلَقَدۡ فَتَنَّا ٱلَّذِینَ مِن قَبۡلِهِمۡۖ فَلَیَعۡلَمَنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِینَ صَدَقُوا۟ وَلَیَعۡلَمَنَّ ٱلۡكَـٰذِبِینَ }

Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji.

Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.
[QSm.Al-Ankabut: 2-3]

Keengganan untuk berkorban akan melahirkan sifat Al wahn yaitu kelemahan,  Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:

يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا فَقَالَ قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ قَالَ بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزَعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمْ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ الْوَهْنَ فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهْنُ قَالَ حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ

“Hampir-hampir bangsa-bangsa memperebutkan kalian (umat Islam), layaknya memperebutkan makanan yang berada di nampan” Seorang  berkata, “Apakah kami waktu itu berjumlah sedikit?” beliau menjawab: “Bahkan jumlah kalian pada waktu itu sangat banyak, namun kalian seperti buih di genangan air. Sungguh Allah akan mencabut rasa takut kepada kalian dari dada musuh ke kalian, dan akan menanamkan ke dalam hati kalian Al wahn.” Seseorang lalu berkata, “Wahai Rasulullah, apa itu Al wahn?” beliau menjawab: “Cinta dunia dan takut mati.”

[HR.Abu Daud]

Kesiapan berkorban hanya akan lahir dari jiwa-jiwa beriman yang merindukan surga dan hari akhirat, yang melihat dunia hanya  sementara, dan bukan untuk selama-lamanya.
Kakinya berpijak di bumi  menjejakkan setiap kebaikan sementara cita-citanya membumbung ke langit , mengharapkan Jannah yang kekal dan abadi.

 

تِلْكَ الدَّارُ الْآخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ لَا يُرِيدُونَ عُلُوًّا فِي الْأَرْضِ وَلَا فَسَادًا ۚ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ
(QS.Al Qashash:83)

Allahu Akbar , Allahu Akbar , Allahu Akbar Walillahil Hamd.

Ummatal Islam a’aanakumullah.

Kita adalah umat pejuang, jalan suci itu bernama jihad fisabilillah, dia adalah syariat yang akan menjaga perdamaian yang sejati.

Sebagaimana qishas akan menjaga kehidupan, maka jihad akan menjaga keadilan, dan menghadang setiap kezaliman dan menghancurkannya.
Allah ta’ala berfirman:

{ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ هَلۡ أَدُلُّكُمۡ عَلَىٰ تِجَٰرَةٖ تُنجِيكُم مِّنۡ عَذَابٍ أَلِيمٖ }

{ تُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَتُجَٰهِدُونَ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ بِأَمۡوَٰلِكُمۡ وَأَنفُسِكُمۡۚ ذَٰلِكُمۡ خَيۡرٞ لَّكُمۡ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ

{ يَغۡفِرۡ لَكُمۡ ذُنُوبَكُمۡ وَيُدۡخِلۡكُمۡ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ وَمَسَٰكِنَ طَيِّبَةٗ فِي جَنَّٰتِ عَدۡنٖۚ ذَٰلِكَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡعَظِيمُ }

Wahai orang-orang yang beriman , maukah engkau Aku tunjukkan suatu jalan yang yang menyelamatkan kalian dari azab yang pedih?

(Yaitu) kamu beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui

niscaya Allah mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir,
Wahai orang-orang yang beriman! Maukah kamu Aku tunjukkan suatu perdagangan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?

[Surat Ash-Shaf: 10-13]

Setelah Ibrahim alaihissalam  menanamkan benih jihad itu pada setiap generasi pejuang setelahnya, bahkan ia telah menjalankan jihad yang paling afdhol, yaitu berkata benar dihadapan penguasa yang zalim, dan untuk itu ia harus dibakar hidup-hidup, maka hari ini manusia-manusia terpilih dari Gaza telah mengangkat kembali panji panji jihad yang mulia itu setelah sedemikian lama terkubur.

Karena semangat jihad inilah bangsa-bangsa muslim merebut kemerdekaannya, mempertahankan harga diri dan martabatnya.

Olehnya itu para musuh ingin menguburkan semangat itu dalam-dalam agar mereka leluasa menjajah dan menguasai kaum muslimin. Nabi shallallahu alaihi wassalam mengingatkan

 

إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِينَةِ ، وَأَخَذْتُمْ أَذْنَابَ الْبَقَرِ ، وَرَضِيتُمْ بِالزَّرْعِ ، وَتَرَكْتُمْ الْجِهَادَ ، سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ذُلًّا لَا يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ

 

‘Apabila kalian telah berjual beli dengan cara ‘inah, dan kalian telah disibukkan memegang ekor-ekor sapi, dan telah senang dengan bercocok tanam dan juga kalian telah meninggalkan jihad, niscaya Allah subhanahu wa ta’ala akan kuasakan/timpakan kehinaan kepada kalian, tidak akan dicabut/dihilangkan kehinaan tersebut hingga kalian kembali kepada agama kalian’.” ( HR Abu Daud )

Semangat jihad ini harus terus menyala, mengalirkan arus perjuangan di seluruh lini kehidupan dan perjuangan.

Allahu Akbar walillahil hamd.

Kaum muslimin rahimakumullah.
Setelah apa yang terjadi di Gaza dan Palestina dihadapan  negara-negara muslim sekelilingnya, bahkan di hadapan dua miliar kaum muslimin seluruh dunia. Di mana kepedulian kita?

Sungguh satu keadaan yang sangat miris dan memilukan, pembantaian di hadapan mata namun sebagian kita masih bisa berpesta pora, Wallahul Musta’an.

Jangan  sampai mahasiswa Amerika dan  Eropa yang notabene sebagian besar non muslim  lebih peduli tentang Gaza dan Palestina daripada kita kaum muslimin, Wallahul Musta’an

Demi Allah , kepedulian kita hari ini untuk Gaza dan Palestina adalah tanda keimanan itu masih ada.

Peduli berarti memberi apa yang kita bisa,

Peduli berarti menyuarakan persoalan ini setiap saat

Peduli adalah berarti bermunajat tiada henti memohon pertolongan Allah

Peduli adalah berarti menyuarakan terus kepedulian itu

Peduli adalah berarti terus berjuang mensolehkan diri, bertaubat dari setiap dosa, karena sungguh setiap dosa adalah hijab bagi pertolongan Allah.

Peduli adalah berarti bekerja sekuat mungkin menyadarkan umat dan terus menambah deretan .para muslihun, orang – orang yang berjuang sekuat – kuatnya untuk memperbaiki diri, namun peduli dengan umatnya , yang tidak rela dengan kehinaan,.

Merekalah embrio kebaikan , mereka tak pernah berputus asa untuk berjuang, mereka tak sibuk memaki kegelapan,  mereka lebih memilih menyalakan sebatang lilin  kebaikan, walau temaram namun itu sangat berarti mengusir pekatnya gelap.

اقول قولي هذا واستغفر الله لي ولكم ولسائر المسلمين من كل ذنب انه هو الغفور الرحيم

Khutbah Kedua

الحمد لله على إحسانه، والشكر له على توفيقه وامتنانه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له تعظيماً لشأنه، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمداً عبده ورسوله الداعي إلى رضوانه، اللهم صل وسلم وبارك عليه وعلى آله وأصحابه وإخوانه.

Kaum muslimin rahimakumullah

Musibah yang terjadi di Gaza dan Palestina , serta penjajahan zionis atas Masjidil Aqsa sejatinya memberikan pelajaran besar bagi kita kaum muslimin untuk kembali kepada Allah subhanahu wa ta’ala, menata kembali jiwa kita, bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat, karena tidaklah kemenangan itu datang kecuali dengan dekatnya kita kepada Allah, Dan tidaklah kekalahan itu menghadang kecuali karena kita jauh dari Allah.

Allahu Akbar Allahu Akbar laa Ilaaha illallah wallahu akbar allahu akbar walillahilhamd

Di tengah kondisi yang kritis ini, menjadi kewajiban bagi kita untuk menjaga persatuan dan persaudaraan.
Jengah rasanya menyaksikan pertikaian untuk perkara-perkara yang sepele di tengah kondisi yang memprihatinkan seperti saat ini. Ingatlah firman Allah ta’ala:

{ وَأَطِيعُواْ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَلَا تَنَٰزَعُواْ فَتَفۡشَلُواْ وَتَذۡهَبَ رِيحُكُمۡۖ وَٱصۡبِرُوٓاْۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ }

Dan taatilah Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berselisih, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan kekuatanmu hilang. Dan bersabarlah, sungguh, Allah beserta orang-orang sabar.
[Surat Al-Anfal: 46]

Allahu Akbar Allahu Akbar la ilaha illallah wallahu akbar allahu akbar walillahilhamd

Kepada para pemimpin kaum muslimin , hari ini kehormatan kaum muslimin tergadaikan di tangan anda. Gaza yang merenggang nyawa hari ini akan menuntut kepedulian anda di hadapan Allah pada hari kiamat kelak, berbuatlah sesuatu, kerahkan kekuatan yang anda miliki untuk menjawab pertanyaan di hadapan Allah nanti.

Allahu Akbar Allahu Akbar walillahilhamd

Kepada anda wahai para ayah dan bunda, sekali lagi siapkan diri dan anak-anak kita untuk menyongsong kehidupan yang penuh dengan tantangan dan rintangan ini, siapkan mereka menjadi orang-orang sholeh dan Muslih yang berjuang untuk menegakkan kebenaran dan agama Allah. Siapkan mereka untuk menjadi pembebas Al Aqsa.

Wahai para pemuda harapan umat tengoklah saudaramu para pemuda Gaza di Palestina bercerminlah kepada mereka, bersihkan hatimu , berjuanglah menjadi pemuda sholeh dan tangguh.

Wahai para pemudi, para muslimah sejati, tetaplah setia dengan hijabmu, keindahan akhlakmu, bersiaplah untuk menjadi rahim peradaban ini.

Mari laksanakan dengan cara terbaik, pada hari ini atau 3 hari setelahnya,sesuai tuntunan syariat. Hewan yang dapat dikurbankan adalah domba yang genap berusia 6 bulan, kambing yang genap setahun, atau sapi yang genap 2 tahun, semuanya tidak boleh memiliki cacat atau penyakit yang
berpengaruh pada dagingnya, jumlah maupun rasanya.

Seekor domba atau kambing hanya mencukupi untuk kurban satu orang saja , sedangkan seekor sapi boleh berserikat untuk tujuh orang, dapat disembelih sendiri atau diwakilkan kepada penjagal yang memenuhi syarat .
upah penjagal tidak boleh dari salah satu bagian hewan kurban itu sendiri termasuk kulit daging, ataupun tulang. meskipun dia juga bisa mendapat bagian dari hewan kurban sebagai sedekah atau hadiah. Pembagian dapat dibagi tiga bagian, buat pemiliknya, buat hadiah dan buat sedekah kepada fakir miskin.

Semoga Allah menerima ibadah Qurban kita . Sangat dianjurkan untuk kita menempatkan ibadah Qurban kita untuk saudara – saudara kita di Gaza dan Palestina yang sangat menderita saat ini, bersama dengan bantuan – bantuan darurat lainnya.
Akhirnya marilah kita menengadahkan jiwa dengan penuh harap bermunajat kepada Allah subhanahu wa ta’ala,

الحمد لله لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك وعظيم سلطانك والصلاه والسلام على رسولك
و على آله و صحبه و من سار على نهجه الى يوم نلقاك،.

Ya Allah Tuhan Penggenggam semesta alam kasih sayangMu tiada berbatas, ampunanMu melampaui kemurkaanMu, kami akui semua dosa dan kehinaan ini di hadapan keagunganMu, maka ampunilah kami ya Allah jangan biarkan dosa kami menjadi penghalang pertolongan dariMu

Ya Allah Tuhan penolong orang-orang tertindas,Ya robbal mustadh’afin. Tolonglah saudara-saudara kami kaum muslimin di Gaza dan Palestina, pandanglah mereka dengan kasih sayangMu ya Rabb, jangan biarkan musuh-musuhMu menyakiti mereka yaa Allah.

Ya Allah kuatkanlah Azam kami untuk bersama dengan mereka, untuk menolong mereka dengan apa yang engkau karuniakan pada kami. Jangan biarkan kelemahan dan kehinaan ini berlanjut terus ya Allah.

Ya Allah kuatkanlah para pejuang-pejuang kami di sana ya Allah, satukan hati mereka rapatkan shaf dan barisan mereka, tepatkan bidikannya dan lindungilah mereka dari semua makar dan marabahaya.

Ya Allah Engkau Maha melihat darah-darah yang bergenangan ,tangisan yang tak berair mata, ya Allah perlihatkan kami keajaiban takdirMu.
Hancurkanlah para penjajah itu sehancur-hancurnya, engkaulah Maha Kuat dan tak ada yang bisa melemahkanMu.

Ya Allah , kembalikan Masjidil Aqsha ke pangkuan kami kaum muslimin seutuhnya, Engkau Maha Kuasa untuk semua itu Yaa Rabb

Ya Allah Ya robb kami jaga pula negeri kami ini dan segenap negeri – negeri kaum muslimin, jadikanlah semuanya negeri yang aman sentosa, lahir darinya orang-orang sholeh dan para pejuang di jalanMu, jangan biarkan sejengkal tanahnya menjadi tempat orang-orang yang bermaksiat kepadaMu ya Allah.

Selamatkan kami ya Allah dari manusia-manusia durjana yang mengajak kepada jalan kedurhakaan, jika hidayahmu tak menyapa mereka, maka jangan biarkan mereka berkeliaran di atas bumiMu ya Allah.

Ya Allah Tuhan yang menggenggam hati manusia, satukanlah hati kami di atas kebenaran, jadikanlah kami bersaudara dan saling mengasihi karenaMu dan untukMu ya Allah.
Ya Allah yang maha pengasih dan penyayang kasihilah dan rahmatilah orang tua kami, jadikanlah kami anak-anak yang berbakti bagi mereka, jadikan Surga tempat kami berkumpul di akhirat nanti.
Ya Allah berikanlah perlindunganMu ,petunjukMu kepada para ulama kami, para guru-guru kami ,para da’i dan da’iyah kami, berikan kekuatan, kesehatan pada mereka semua ya Allah, jagalah kami dan mereka dari fitnah dunia ini.

Ya Allah karuniakanlah kami keluarga yang beriman kuat, tangguh dan siap berkorban di jalanMu, jadikanlah kami hamba-hambaMu yang teguh menegakkan shalat dan beribadah hingga akhir hayat.
Kumpulkan kami di dunia ini dalam ketaatan padaMu, dan di akhirat dalam Jannah firdausMu yang kekal dan abadi.

ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الاخره حسنه وقنا عذاب النار

اللهم اقسم لنا من خشيتك ما تحول به بيننا وبين معاصيك ، ومن طاعتك ما تبلغنا به جنتك ، ومن اليقين ما تُـهون به علينا مصيبات الدنيا ، ومتّعنا بأسماعنا وأبصارنا وقوتنا ما أحييتنا واجعله الوارث مِـنّـا ، واجعل ثأرنا على من ظلمنا ، وانصرنا على من عادانا ، ولا تجعل مصيبتنا في ديننا ، ولا تجعل الدنيا أكبر همّنا ، ولا مبلغ علمنا ، ولا تسلط علينا من لا يرحمنا

و ٱخر دعوانا ان الحمد لله رب العالمين

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Leave a Reply

×